Minggu, 14 Desember 2014

laapooraan 9

BAB I
LANDASAN TEORI

Ada langkah - langkah yang harus dilakukan untuk menggunakan aplikasi berbasis java supaya dapat terhubung dengan database server.

1. Impor Package Java.sql
Sebelum membuat program JDBC, pertama harus mengimpor package java.sql dahulu. Karena di dalam package java.sql tersebut ada kelas - kelas yang akan digunakan dalam prosesdengan database server. Misalnya saja kelas DriverManager, Connection, dan ResultSet.
Adapun listing untuk mengimpor package java.sql adalah sebagai berikut :
import java.sql.*;
 Listing tersebut harus dituliskan sebelum menulis kelas.

2. Memanggil Driver JDBC
Langkah pertama jika ingin melakukan koneksi dengan database server adalah dengan memanggil JDBC Driver dari database server yang akan digunakan.Driver adalah library yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database server. Driver dari setiap database itu berbeda. Jadi harus menyesuaikan dengan Driver JDBC sesuai database server yang akan digunakan. Berikut listingnya :
Class.forName(namaDriver); atau
 ClassforName(namaDriver).newInstance();
Keduanya memiliki fungsi sama yaitu, melakukan registrasi class driver dan melakukan intansiasi. Jika driver tidak ditemukan, akan menghasilkan exception (ClassNotFoundException). Untuk menghasilkan exception bila driver tidak ditemukan, maka perlu penambahan try-catch. Caranya menambahkan try-catch untuk penanganan error bila driver tidak ditemukan.
 Try
{
Class.forName(namaDriver) ;

}
catch (ClassNotFoundException e)
{...Penanganan Error ClassNotFoundException
}

3. Membangun Koneksi
Setelah driver JDBC dipanggil, bangun koneksi dengan interface Connection. Itu dibuat untuk membangun keoneksi dengan database ataupun mengkoneksi dengan  menggunakan interface Connection Object Connection yang dibuat untuk membangun koneksi dengan database server tidak dengan cara membuat object baru dari interface Connection melainkan dari class DriverManager dengan menggunakan methode getConnection().
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(<argumen>);
Untuk menangani error yang mungkin terjadi pada proses melakukan koneksi dengan database maka  ditambahkan try-catch. Exception yang akan dihasilkan pada proses  ini  adalah  berupa  SQLException.  Adapun  cara  penulisan  listingnya  adalah sebagai berikut :
try {
... koneksi database
} catch (SQLException sqle){
... penanganan error koneksi
}

Ada beberapa macam argumen yang berbeda dari methode getConnection() yang dipanggil dari DriverManager, yaitu :

getConnection(String.url)
Di methode ini hanya memerlukan argumen URl, sedangkan untuk data dan password sudah diikutkan langsung.
jdbc:<DBServer>://[Host][:Port]/<namaDB>?<user=User>&<password=Pasword>
Berikut ini contoh penggunaan methode ini didalam program :
try {
String url = “jdbc:  postgresql://localhost:3306/Dbase? User  =  adi  &  password= pas”;
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(url);
System.out.prinln(“Proses apabila koneksi sukses”);
} catch (SQLException sqle) {
System.out.println(“Proses apabila koneksi gagal dilakukan”);
}



getConnection(String url, Properties info)
Pada  methode  ini  memerlukan  URL  dan  sebuah  object  Properties. Sebelum  menggunakan  methode  ini,  Anda  harus  melakukan  import  package berupa  java.util.*,  ini  dikarenakan  object  Properties  terdapat  pada  package tersebut.  Object  roperties  berisikan  spesifikasi   dari  setiap  parameter  database misalnya user name, password, autocommit, dan sebagainya. Berikut ini contoh penggunaan methode ini didalam program :
try {
String url = “jdbc: postgresql://localhost:5432/praktikumdbd”;
Properties prop = new java.util.Properties(); // tidak mengimpor kelasprop.put(“user”,”NamaUser”);
prop.put(“password”,”datapassword”);
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(url, prop);
System.out.prinln(“Proses apabila koneksi sukses”);
} catch (SQLException sqle) {
System.out.println(“Proses apabila koneksi gagal dilakukan”);
}

getConnection(String url, String user, String password)
Pada  methode  ini  memerlukan  argumen  berupa  URL,  user  name,  dan password.  Methode  ini  secara  langsung  mendefinisikan  nilai  URL,  user  name dan password.
Berikut ini contoh penggunaan methode ini didalam program :
try {
String url = “jdbc: postgresql://localhost:5432/ praktikumdbd”;
String user = “adi”
String password “ternate”
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(url, user, password);
System.out.prinln(“Proses apabila koneksi sukses”);
} catch (SQLException sqle) {
System.out.println(“Proses apabila koneksi gagal dilakukan”);
}


4. Membuat Statement
JDBC API menyediakan interface yang berfungsi untuk melakukan proses pengiriman statement SQL yang terdapat pada package java.sql. Statement yang ada secara umum digunakan terdiri dari berikut :
Statement
Interface ini dibuat oleh methode Connection.createStatement(). Object Statement digunakan untuk pengiriman statement SQL tanpa parameter serta Setiap SQL statement yang dieksekusi dikirim secara utuh ke database.
Statement stat = Connection.createStatement();
PreparedStatement
Interface ini dibuat oleh methode Connection.prepareStatement(). Object PreparedStatement digunakan untuk pengiriman statement SQL dengan atau tanpa parameter. Interface ini memiliki performa lebih baik dibandingkan dengan interface Statement karena dapat menjalankan beberapa proses dalam sekali pengiriman perintah SQL, pengiriman selanjutnya hanya parametered querynta saja.
PreparedStatement stat = Connection.prepareStatement();

 5. Melakukan Query
Setelah kita memiliki object statement, kita dapat menggunakannya untuk
melakukan pengiriman perintah SQL dan mengeksekusinya. Methode eksekusi yang
digunakan untuk perintah SQL terbagi menjadi dua bagian yaitu untuk perintah
SELECT methode eksekusi yang digunakan adalah executeQery() dengan nilai
kembaliannya adalah ResultSet, dan untuk perintah INSERT, UPDATE, DELETE
methode eksekusi yang digunakan adalah executeUpdate().

6. Menutup Koneksi
Penutupan terhadap koneksi database perlu dilakukan agar sumber daya yang digunakan oleh object Connection dapat digunakan lagi oleh proses atau program yang lain. Sebelum kita menutup koneksi database, kita perlu melepas object Statement dengan kode sebagai berikut : statment.close();
Untuk menutuo koneksi dengan database server dapat kita lakukan dengan kode sebagai berikut : connection.close();



BAB II
HASIL PRAKTIKUM

1.  Buatlah koneksi seperti contoh listing kode diatas dengan database kalian masing2 ! 
Praktek Langkah-langkah Koneksi database dengan java di Netbeans

1. buatlah project baru pada netbeans
2. pada project tersebut, klik kanan – properties
3. pilih Libraries pada list Properties
4. add Library
5. add JAR/Folder
6. browse file konektor PostgreSQL
7. ambil file konektor, semisal :postgresql-9.0-801.jdbc4.jar atau versi yang lain.
8. kemudian open
9. Klik OK
Lalu masukkan kode seperti berikut :
2.  Buatlah form pada netbeans dan buatlah tombol insert, update, delete, tampil dan
pencarian seperti dibawah !
3.  Buat Event tiap tombol seperti contoh listing diatas dengan catatan memakai database praktikan sendiri dan menggunakan tabel mahasiswa. Untuk tampil, data munculkan pada jtabel atau text area.

  • Simpan

 
  • Hapus

  • Edit

  • Tampil

  • Reset
  • Cari

4.  Buatlah seperti nomor 2. Dengan  aturan terdapat kelas koneksi sendiri sehingga tidak menulis ulang pemanggilan driver jdbc, url, dan  koneksi  nya pada saat insert,update, delete dan tampil data.

Untuk nomer 4 ini, kita harus membuat kelas baru lagi. Lalu memberi kode koneksi seperti ini.

  • Simpan

  • Edit

  • Hapus

  •  Tampil

  • Reset


BAB III
PENUTUP

 Kesimpulan
Jadi, kesimpulan yang dapat diambil adalah, kita dapat mengkoneksikan sql ke netbeans. SQL bisa dimasukkan ke dalam bahasa pemrograman. Tadi adalah salah satu caranya atau buktinya. Kita juga harus mempunyai banyak referensi.

Saran
Karena berhubungan dengan Java, jadi harus pintar dan jeli dalam mengkoreksi kesalahan yang dibuat dalam Java netbeans

Tidak ada komentar:

Posting Komentar